Beberapa Pertanyaan Seputar Penyembelihan Hewan Qurban

1342

BEBERAPA PERTANYAAN SEPUTAR PENYEMBELIHAN HEWAN QURBAN

Pertanyaan :
Ustadz, ada pertanyaan. Lebih utama mana menyerahkan kurban ke mesjid dan dikelola panitia, atau menyembelih sendiri di rumah dan dibagi ke tetangga dan kerabat sekitar ?

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc,MA :

Lebih utama yg kedua, menyembelih hewan qurban sendiri dan membagikannya kepada kerabat. Karena udhiyyah adalah salah satu bentuk taqorrub seorang hamba kpd Allah dengan sembelihannya tersebut, dan taqorrub atau ibadah itu akan lebih utama jika dilakukan sendiri, tanpa mewakilkannya kpd org lain. Alasan lainya, karena dengan membagikan daging qurban kepada kerabat dianggap sebagai shodaqoh dan memperkuat hubungan silaturahmi, demikian pula membagikannya kpd tetangga dekat memiliki beberapa hak yg lebih banyak daripada yang bukan tetangga, yaitu: hak dia sebagai seorang muslim, hak dia sebagai tetangga, dan hak dia sebagai org yang membutuhkan jika termasuk faqir dan miskin. Dengan alasan2 ini menyembelih qurban sendiri dan membagikan kpd kerabat dan tetangga sekitar menjadi lebih utama dan mulia.
Wallahu a’lam bish showab.

—————

Pertanyaan :
Ustadz mau tanya,,Kalo seorg yg blm pernah aqiqah terus besok mau qurban boleh apa tidak ya ?

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc,MA :

Boleh. karena aqiqoh adalah tanggung jawab orang tua masing2.

—————

Pertanyaan :
Apakah org yang berkurban hrs melihat hewan sembelihannya?

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc,MA :

Bismillah. Orang yg berkurban tidak diwajibkan atau disyaratkan menyaksikan proses penyembelihannya, apalagi jika penyembelihan hewan Qurbannya tsb dilakukan di tempat yg jauh dari tempat tinggalnya, spt di daerah2 korban bencana.
Wallahu a’lam bish showab.

—————

Pertanyaan :
Ustadz ada yang bertanya
Afwan mau tanya dalam bulan haji ini masih adakah puasa yaumil baid karena tgl 13nya kan hari Tasyrik. Syukran..?

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc,MA :

Jika dalam satu waktu berbenturan antara larangan terhdp sesuatu dengan anjuran atau perintah melakukan sesuatu maka yg didahulukan utk dipegangi adalah larangan. Disebutkan dlm sebuah kaedah: “Dar-u alMafasidi Muqoddamun ‘Ala jalbi alMasholih” artinya: mencegah terjadinya mafsadat (kerusakan, dosa dan semisalnya) lebih diutamakan daripada upaya mendatangkan maslahat (manfaat, pahala dan semisalnya).
Wallahu a’lam bish showab

—————

Pertanyaan :
Assalamu’alaykum.

Ustadz, apakah boleh hewan kurban (sapi) disuntik bius dahulu sebelum dipotong dgn alasan mengurangi rasa sakit hewan tsb atau agar terasa lebih manusiawi?

Jazakalloh khoir

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc,MA :

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Membius binatang yg akan disembelih tidak ada tuntunannya atau tidak pernah dilakukan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dan para Sahabat, pdhal ahli pengobatan dan juga bahan yg semisal bius kemungkinan besar sudah ada. Demikian pula menggunakan bius justru termasuk bentuk menyiksa binatang tsb. Dengan demikian tidak boleh menggunakannya utk penyembelihan binatang kurban atau selainnya. Dan sebaik-baik tuntunan adalah tuntunan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.
Wallahu a’lam bish showab.

—————

Pertanyaan :
Assalamu’alaikum ustadz, mau nanya lafadz niat qurban, tolong diposting ya ustadz?

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc,MA :

Bismillah, allahu akbar. Allahumma inna hadzihi udhiyyaty wa ahly, allahumma inna hadza minka wa laka, allahumma taqobbal minna.

Jika kita mnyembelihkan hewan qurban milik orang lain, maka doanya:
Bismillah, allahu akbar. Allahumma inna hadzihi udhiyyatu ‘fulan’ (sebut nama pemiliknya) wa ahlihi, allahumma inna hadza minka wa laka, allahumma taqobbal minhum.

Semoga Tanya Jawab ini bermanfaat bagi setiap orang yg membacanya.

Jika diketemukan ada kekeliruan jawaban sy mohon agar segera dikoreksi dan diberitahukan kpd sy agar sy meralatnya.
Wa jazakumullah khoiron.
Wabillahi at-taufiq.

—————

Pertanyaan :
Seringkali kan saya dengar “saya sudah qurban tahun lalu, atau tahun kemarinnya lagi” padahal kan esensi qurban tidak lah demikian, akan tetapi setiap ada kelapangan rezeki hendaknya kita berqurban.

Nah bagaimana memberitahu saudara kerabat yg demikian?

Jawaban Oleh Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc,MA :

memang dalam masalah hukum menyembelih hewan Qurban bagi orang yg mampu ada dua pendapat di kalangan para ulama:

Pendapat pertama: WAJIB mnyembelih Hewan Qurban bagi orang muslim yg mampu. Mrk membawakan dalil2 dari Al Quran dan Hadits.

Pendapat kedua: SUNNAH MUAKKADAH (sangat dianjurkan) bagi setiap muslim yg mampu. Mrk juga melandasi pendapatnya dgn dalil2 syar’i dan atsar (riwayat2) dari para Sahabat dan Tabi’in. Dan ini pendapat mayoritas ulama. Dan pendapat yg rojih adalah pendpt kedua.

Akan tetapi meskipun hukum menyembelih hewan Qurban adalah sunnah muakkadah bagi yg mampu, hanya saja yg perlu diketahui dan difahamkan kpd mereka yg mampu bahwa dalam syari’at penyembelihan hewan Qurban terkandung berbagai manfaat dan hikmah yg sangat agung, diantaranya bhw ia sabagai bentuk Taqorrub (mendekatkan diri) kpd Allah dgn sembelihannya tsb, sebagai tanda rasa syukur kpda-Nya atas segala kenikmatan dan kelapangan rezeki yg Allah anugerahkan kpdnya.

Disamping itu, disyariatkannya penyembelihan hewan Qurban bagi yg mampu sebagai tanda kepedulian dan kasih sayang kpd saudara2nya yang fakir dan miskin dari kaum muslimin.

Demikian pula, dgn melakukan penyembelihan hewan Qurban dlm rangka menghidupkan dan meneladani tuntunan Nabi Ibrahim alaihis salam yg merupakan salah satu syiar agama Islam. Dan yg paling penting utk diketahui dan diyakini, bhwa menginfakkan sebagian harta yg Allah anugerahkan kpdnya tidak akan mngurangi jumlah rezeki, bahkan hal ini akan semakin menambah keberkahan pd dirinya dan hartanya.

Semoga umur, ilmu, amal, dan rezeki kita diberkahi oleh Allah ta’ala.

آمين يا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

📁 Sumber :
BBG MAJLIS HADITS DAN BBM AL ILMU

Artikel : AsySyamil.com

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here